Makassar Simbol Indonesia Timur

Kota terbanyak, gerbang mengarah kawasan Indonesia Timur. Kaya dengan tradisi, budaya serta landmark kota, aset memiliki yang ikonik.

Makassar ialah kota utama, ataupun kota metropolitan terbanyak di kawasan Indonesia Timur. Kota yang tadinya bernama Ujung Pandang ini sempat jadi ibukota Negeri Indonesia Timur. Bunda kota provinsi Sulawesi Selatan ini dapat dibilang, jadi gerbang utama mengarah kawasan lain di Sulawesi serta Indonesia Timur. Bandar Hawa Hassanudin, jadi persinggahan pesawat ke segala destinasi di Sulawesi, Maluku serta Papua.

Kota Makassar populer dengan kekayaan wisata sejarah, budaya serta kulinernya. Kota seluas 199, 26 kilometer persegi ini jadi rumah untuk etnis Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa, serta Tionghoa. Keragaman serta ekspedisi sejarah Makassar inilah yang membuat Makassar kaya dengan landmark kota serta wisata yang menarik.

Landmark Kota Bersejarah

Landmark utama kota Makassar merupakan Fort Rotterdam, benteng aset Kerajaan Gowa yang terletak di Jalur Ujung Pandang. Benteng ini ialah aset sejarah dari masa Kerajaan Gowa sampai kolonial Belanda. Pagi- pagi sekali ataupun sore menjelang matahari terbenam ialah dikala terbaik buat mendatangi benteng ini. Matahari seakan hendak melambaikan tabik perpisahan dengan corak langit yang menawan.

Kota Makassar pula kental dengan corak serta tradisi Islam. Kota ini mempunyai salah satu masjid terutama serta memiliki, Masjid Raya Makassar di Jalur Masjid Raya, Gaddong, Bontoala. Dari kejauhan kita telah disambut oleh tower masjid setinggi 66 m serta tower yang lain setinggi 47 m. Masid elok ini dibentuk pada tahun 1949, sanggup menampung dekat 10. 000 jemaat.

Tidak jauh dari Masjid Raya Makassar merupakan ikon Makassar yang lain, Lapangan Karebosi. Lapangan ini kerap digunakan oleh pasukan Ayam Jantan dari Timur, julukan kesebelasan Persatuan Sepak Bola Makassar( PSM) berlatih.

Tetapi bukan cuma kesebelasan PSM yang memakai, masyarakat pula memakai tempat itu buat berolah raga, berekreasi, ataupun melancong belanja. Keunikan Lapangan Karebosi ini merupakan lapangan terletak sejajar dengan jalur tetapi pusat belanja terdapat di dasar tanahnya. Jadi belanja, berolahraga, serta wisata dapat bebarengan.

Walaupun kental dengan nuansa Islam, Makassar pula mempunyai kedudukan berarti dalam penyebaran agama Kristen. Makassar mempunyai gereja tertua di Sulawesi Selatan, Gereja Katedral Makassar. Gereja ini dibentuk pada tahun 1898 dengan style Gothik Eropa.

Tidak sangat jauh dari area Karebosi tadi kita mengarah Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat. Monumen ini buat mengenang kejadian pembebasan Irian Barat dari tangan penjajah Belanda. Monumen setinggi 75 m ini ialah simbol 3 Komando Rakyat dihiasi relief kobaran api di bagian bawahnya.

Letih berkelana kota? Istirahatkan kaki serta mata, apalagi beribadah di Tepi laut Losari. Merambah komplek tepi laut, kita hendak disambut bangunan Masjid Amirul Mukminin yang terapung di atas laut. Lewati sore ditemani panorama alam langit memerah dikala matahari terbenam serta legitnya pisang epe. Sempurna kan…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *