Mengenal Kota Pariaman secara utuh

Kota yang terletak di Pesisiran Sumatera Barat ini diketahui bagaikan Kota Tabuik. Tidak hanya perayaan Tabuik yang memanjakan turis, namun pula pulau- pulau hening berpasir putih yang melenakan mata.

Kota Pariaman terpisah 50km dari Padang, Ibukota Sumatera Barat.

Luasnya 73, 36 km bujursangkar, kota ini diketahui bagaikan kota dengan banyak tepi laut serta mempunyai pulau- pulau hijau tidak berpenghuni, dan hamparan pasir putih tempat tujuan wisata. Angso Duo, yang ialah pulau yang sangat banyak diminati oleh turis ke Pariaman.

Tidak hanya itu pula terdapat Pulau Bando, Pulau Gosong, Pulau Ujung, Pulau Tangah, Pulau Kasiak.

Kotanya seolah dikungkung oleh banyak tepi laut. Tepi laut Kata, Tepi laut Kaca, Tepi laut Belibis yang mempunyai hutan bakau dan pusat penangkaran penyu awal di Sumatera Barat. Pula Tepi laut Gandoriah, tikoh mitologi dalam cerita seseorang gadis yang ditinggal pacarnya, Anggun Nan Tongga.

Jalan Batu Bara serta Kuliner Laut

Masing- masing hari, kereta dari Kota Padang hendak bolak- balik ke Kota Pariaman. Jalan kereta api melintang panjang dari kota Padang ke Pariaman. Jalan kereta yang terentang panjang hikayatnya ke abad ke- 19,

masa kala Batubara masih jaya serta ditambang nun di pedalaman Minangkabau,

Ombilin Sawahlunto.

Jalan kereta api Lubuk Alung, Pariaman serta Sampai Ke Sungai Limau formal digunakan pemerintah Hindia Belanda pada bertepatan pada 9 Desember 1908. Jalan ini difungsikan buat bawa batubara dari Ombilin melewati jalan Singkarak Padang Pajang Kayutanam, Pariaman sampai hingga Emmahaven, salah satu pelabuhan terbanyak di Tepi laut Barat Sumatera yang saat ini bernama Teluk Bayur.

Kota Pariaman, tidak hanya banyak ditumbuhi oleh tumbuhan kelapa, pula diketahui dengan bermacam- macam kuliner yang dipadu dengan santan kental serta ramuan rempah. Hampir seluruh kuliner populer Pariaman berasal dari lautan; sala lauak, gulai kerapu, cumi, ikan karang.

Apabila di bulan Muharam, Pariaman tidak hendak kuasa membendung jumlah turis.“ Dikala Tabuik diarak ke lautan, Pariaman yang lauas aakan terasa kecil,” begitu warga Minangkabau menggambarkan gimana ramaianya perayaan

Assyura dilangsungkan di Pariaman. Sepanjang 10 hari, dari 1 sampai 10 Muharam, kota ini seolah tidak henti- henti dilamun oleh tetabuhan peringatan hendak kematian Imam Husein di Padang Karbala berabad- abad silam, pula perayaan serta bermacam- macam tipe tarian diselenggarakan saban malam.

Waduk Cipancuh, Tempat Liburan Bersensasi Berbeda

halimtrans.com sewa hiace commuter

Sebagai informasi, Waduk Cipancuh berlokasi di Desa Situraja, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Selalu ramai dikunjungi setiap hari, terlebih di akhir pekan atau libur panjang. Liburan di sini sensasinya betul-betul berbeda karena sejauh mata memandang semua didominasi oleh air. So siapkan diri anda, bawa bekal secukupnya, jangan lupa mengajak seluruh anggota keluarga.

halimtrans.com sewa hiace commuter

Waduk Cipancuh berlokasi di Gantar Indramayu. Jika ingin mencari lokasi waduk ini di google maps, cukup ketikan kata kunci “Obyek Wisata Waduk Cipancuh”. Segera setelah itu hasilnya bisa dilihat, dan bisa ditelusuri sambil naik kendaraan. Dengan cara ini anda akan selamat sampai tujuan. Oke, ceritanya anda sudah sampai, kini kita bahas soal fasilitas dan aktivitas yang bisa anda lakukan di lokasi wisata ini.

Anda yang ingin mengunjungi waduk cipancuh dari Jakarta dapat menggunakan mobil pribadi atau mobil sewaan, namun jika bepergian dengan jumlah rombongan silahkan menghubungi travel agen terdekat, biasanya pebisnis travel akan merekomendasikan kendaraan microbus elf atau Toyota hiace commuter.

Dari segi fasilitas, mungkin tidak terlalu komplit tapi tidak jadi masalah. Dengan fasilitas standar seperti penginapan, kamar mandi, musholla, dan tempat parkir, kita sudah bisa menikmati liburan sensasional. Betapa tidak, berjalan-jalan di area waduk seluas 70 hektar adalah pengalaman baru yang belum tentu semua orang penah mengalaminya.

Sangat luas, apalagi di musim hujan, debit air di sini bisa naik drastis. Ketika musim hujan datang, para pemancing sering berjejalan di sini. Memanfaatkan momen alami seperti ini, para pemancing bisa mendapat bonus ikan berukuran besar dan tak Cuma satu, seringkali beberapa ikan berbobot besar berhasil ditarik para pemancing ini.

Harga tiket masuk ke Waduk Cipancuh relatif murah. Tarif masuknya hanya sebesar Rp. 5000 untuk satu motor, dan Rp. 10.000 untuk mobil. Tentu tiket masuk sebesar Rp. 5.000 sudah sangat murah, soal kenyamanan itu bisa dijamin. Namun meski begitu, ada isu penting di lokasi ini yang harus diperhatikan, is ini terkait masalah keamanan dan tindakan criminal. So saat berada di lokasi ini, sebaiknya anda ekstra hati-hati yah.

Harap diketahui, Waduk Cipancuh merupakan tempat untuk menampung air hujan di wilayah Indramayu. Berkat waduk ini, sawah-sawah di sepanjang area haurgeulis bisa diairi dengan baik.